Monday, October 21, 2019

Review : Olive Body Butter by The Body Shop

October 21, 2019 0 Comments
Hallo cantiks!! 

Akhir-akhir ini udara disekitarku memang terasa lebih kering, karena masih di bulan-bulan musim kemarau. Sedangkan jenis kulitku adalah jenis kulit yang kering, alhasil dengan cuaca yang kering akan semakin membuat kulitku dari kering menjadi sangat kering. Ditambah lagi jika sering berada di ruangan ber-AC, akan semakin mengering. Haha.

Nah.. untuk kali ini aku akan membahas tentang salah satu produk dari The Body Shop lagi yaitu ada Olive Body Butter. Untuk jenis moisturizers lainnya khususnya body butter dari The Body Shop, kalian bisa cek disini.

Ingredients Olive Body Butter

Sesuai dengan namanya, kandungan zaitun yang terdapat dalam The Body Shop Olive Body Butter ini berada di urutan kedua ingredients mereka. Sedangkan untuk yang pertama ada Aqua/Water/Eau yang artinya Air. Selain itu dalam Olive Body Butter ini juga mengandung Cacao Seed Butter dan Shea Butter yang berguna untuk melembabkan serta melindungi dari paparan sinar UV.

Harga Olive Body Butter

Untuk harganya, Olive Body Butter dengan ukuran 50ml dijual dengan harga Rp.79.000,-. Menurutku, ukuran 50ml ini adalah ukuran yang paling friendly (untuk jenis body butter) . Karena tidak terlalu besar jika untuk dimasukkan ke kotak make up.

Tekstur Olive Body Butter

The Body Shop Olive Body Butter memiliki aroma yang bisa dibilang "definitely zaitun". Awalnya waktu pertama kali digunakan terasa sangat menyengat dan cenderung bau tanaman. Tapi lama-lama harusnya "enak" dan menenangkan. Mungkin karena memang ini merupakan zaitun asli. Sehingga berbeda dengan zaitun-zaitun lainnya yang biasa aku gunakan yang terlalu banyak dicampur dengan parfume dan bahan lainnya. 

Claim Olive Body Butter

Pelembab tubuh dengan aroma alami yang menyegarkan dengan kandungan Community Trade organic olive oil untuk membantu membuat kulit terasa lebih lembut dan lebih halus. 

Dan kenyataannya, ketika kugunakan hasilnya memang sesuai dengan claim yang ada. Harumnya lembut dan menyegarkan, memberikan efek lembab yang maksimal dan tahan lama, lembut di kulit, menyerap dengan baik, tidak diujikan pada hewan, dan cocok untuk kulit kering atau pada saat musim kering.  
Buat temen-temen yang suka sama zaitun, wajib banget cobain zaitunnya dari The Body Shop. Karena kalian akan merasakan sensasi zaitun yang sesungguhnya. Dari harumnya sampai lembabnya.  

Will I repurchase it?
-surely, if my stock has run out-

Monday, October 14, 2019

It Is My Perfect Escape

October 14, 2019 0 Comments
fave hotel kusumanegara yogyakarta
Hi Jogs! Yaashh we're back.. 
Finally i came back here again. For sure.. with my beloved ppl. Tiga orang yang bersamaku kali ini adalah Cicik, Ciwi dan Resta. Udah lama kita ngga ketemu berempat, and than.. akhirnya kita memutuskan untuk kabur bersama ke Jogja. Huhu. 

Richeese Factory

Hal pertama yang ingin kita lakukan setelah sampai di Jogja adalah "makan richeese". Yap! Omaigad omaigad omaigad. Seriusan itu nagih banget ayam, sauce dan bumbunya tolong! Dan sebenernya kita tuh udah ngidam dari lama. Soalnya di kota kami yaitu Purwokerto, outlete Richeese tuh belum ada. Semoga sih segera buka deh ya.
Kita sampai di Jogja sekitar pukul 8PM, dan karena limit waktu yang kita punya makanya kita pesen Richeese pake Go Food. Jadi, kita baru sampai stasiun dan Richeese pesanan kita'pun sampai terus kita langsung cuss menuju hotel.

Fave Hotel Kusumanegaran, Yogyakarta

Untuk per-kabur-an kali ini kita memilih Fave Hotel, karena lokasinya itu tidak terlalu jauh dengan beberapa tujuan destinasi kita selama dua hari di Jogja. Dan yang paling penting adalah harganya juga terjangkau dengan tabungan kita. Hahaha. 
fave hotel kusumanegara yogyakarta
Sampai di hotel kita langsung makan Richeese terus mandi dan beres-beres. Setelahnya, sekitar pukul 10PM kita pergi ke Alkid. Lawak banget sih yang ini. Karena jujur aku belum pernah nongkrong di Alkid malem-malem. 

Niatnya tuh kita cuma mo duduk sambil ngronde. Tapi you know what apa yang kita lakukan? Hahaha! kita naik odong-odong cuy.. Tidak lupa dengan menunjukan skill "nawar"nya Ciwi yang sungguh tidak diragukan lagi dan alhasil kita main odong-odong sampe tiga putaran. Seriusan itu bikin kakiku kaku kaku in the morning. 


Ah ya, satu hal yang paling mengejutkan malam itu. Sepulang naik odong-odong. Tengah malem nih.. kita dijemput pangerannya Resta. Wkwkwk. Naiknya mobil van ala-ala artis korea pula. Terngakak sih! Hahaha.. dan berakhir dengan muter-muter Jogja sebelum balik ke Hotel. Thank's Bim!

Sunmor UGM

Yay! udah hari kedua kita di Jogja. Pagi itu kita pergi ke Sunmor UGM -sekalian nganterin Resta mo nostalgia ama gedung kuliahnya jaman muda dulu- lol. Ah ya, mereka bertiga pake baju tidur kesana (tanpa mandi tentunya) dan aku orang yang paling rapi a.k.a saltum woy.
Sendal Pinjem Punya Cicik
Udah saltum, pergi ke sunmor pake sendal hasil pinjem -secara paksa- ke Cicik lagi (soalnya cuma bawa sepatu). Meskipun paling rapi tapi tetep sih sama kek yang lain "ngga mandi". Tapi yang penting harum kan ya? wqw

Setelah puas nawar sana sini dengan keadaan perut kenyang karena Opor Ayam dan Soto, ditambah dengan cuaca yang sudah cukup panas dan semakin ramai (hiya hiya, kita manusia-manusia anti panas soalnya kalo kena panas bisa meleleh) kita memutuskan untuk balik ke Hotel.
sunmor UGM
Beres-beres, rebutan mandi, ngeringin rambut, packing. Berlanjut foto-foto, bikin boomerang segala bentuk gaya, bikin video timelapse dengan keributan, keribedan, dan kesumukan (meskipun vol AC udah paling dingin) maksimal yang akhirnya... sampailah waktu untuk check out. 

Tempo Gelato Tamansiswa

Setelah check out dari hotel, tempat selanjutnya yang -harus,wajib dan musti- ngga boleh kita lewatin adalah Tempo Gelato! Untuk kali ini kita nyoba ke Tempo Gelato Tamansiswa. Soalnya kalo kata Cicik tempatnya itu lebih luas dibanding yang Tempo Gelato Kaliurang. 
tempo gelato taman siswa
Cinnamons x Matcha
Ngga pake lama karena emang tempatnya tuh ramai. Jadi ketika sampai satu orang nge"cup cup"in tempat duduk, satu orang bayar, dua orang pilih rasa. Sungguh! kerja sama tim yang sangat solid.

Ice cream habis (aku ngabisin satu setengan ice cream+cone) hahaha -Ya Alloh aku nulis ini sambil bayangin. ngiler banget seriusan-, selanjutnya kita menuju ke tempat yang kita gadang-gadang yaitu Kalluna Jogja.

Kalluna Jogja

Wohoo.. akhirnya!! 
Aku pen banget kesini coba, sebuah ajakan dengan sedikit bujukan serta sedikit paksaan ke mereka, sampailah kita di Kalluna. Kalluna merupakan salah satu cafe baru yang ada di Jogja. Cafenya tuh unik, warnanya dominan putih. Design Interiornya elegan. (Buat yang penasaran kek gimana Kalluna itu, bisa cek disini).
kalluna jogja
Di Kalluna kita lumayan lama.. sekalian nunggu jadwal tiket pulang. Udah mager mo kemana-mana. Alhasil kita nunggu disini. Kenyang banget gilaa! porsi makannya lumayan besar kalo menurutku. Dan akhirnyaa... kita balik ke stasiun.

Yap yap.. begitulah sekilas cerita tentang perjalanan singkat kami ke Yogyakarta. See you on the next trip, bye!

Monday, October 7, 2019

Kalluna Jogja, Sensasi Makan Bernuansa Bohemian

October 07, 2019 0 Comments
kalluna jogja
Yogyakarta. Menjadi salah satu kota yang tidak pernah habis keistimewaannya. Sangat sesuai dengan predikatnya. Begitu banyak tempat yang rasanya "harus" dicoba ataupun dikunjungi, dan menurutku cafe merupakan salah satu destinasi yang sangat diminati. 
kalluna jogja
Disini aku akan membahas salah satu cafe yang baru dibuka sekitar Bulan Mei tahun ini (berdasarkan informasi yang aku dapatkan dari official instagramnya @kalluna_id). Mereka hadir dengan nuansa Rustic-Bohemian.
kalluna jogja

Kalluna ada dimana sih?

Cafe ini terletak di Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta City, Special Region of Yogyakarta. Jam operasinya buka dari pukul 10AM sampai 11PM. (Untuk lengkapnya bisa cek Instagram Kalluna di @kalluna_id).
kalluna jogja
Pertama masuk aku sudah dibuat kagum dengan design interiornya. Ambience arrangement'nya sangat tepat. Dominasi warna putih membuat Brunch atau Dining kalian terasa sangat sempurna. Ditambah dengan furniture yang unik membuat semakin menenangkan dan nyaman.
kalluna jogja
Hampir setiap sudut ruangan sangat instagramable dan sayang jika dilewatkan. Siang itu, Minggu 29 September 2019.. suasana cukup ramai tapi tidak riuh sama sekali. Tempatnya sangat bisa membuat pengunjung betah berlama-lama disini. 
Oh ya, yang aku kagum pada saat kesana salah satunya adalah Pemilik Cafe yang ikut melayani pelanggan. Mungkin karena memang Cafe ini masih baru atau mungkin karena Hari Minggu dan cukup ramai. Tapi menurutku keren sih, karena sudah mau bersentuhan dengan pelanggan secara langsung.

Makanan dan Minuman di Kalluna

Menu makanan dan minuman sangat beragam. Mulai dari Italian, Western, Indonesian sampai ada juga Marocoan. Disajikan dengan "apik" hingga membuat seseorang semakin lapar dan tidak sabar untuk mencobanya.
menu makanan kalluna jogja
Mix Sampler-54k, Sarsi & Orange-27k, Green Mint-27k, Strawberry Mint Iced Tea-20k, Honey Lime Gula Melaka-27k
menu di kalluna jogja
Philly Beef Sandwiches-45k
Soal rasa menurutku standar sih. Makanannya enak, bahan-bahannya juga aku ngliatnya dibuat dari bahan pilihan. Ayamnya lunak, kentangnya gurih, dagingnya empuk, rotinya lembut dan sayuran dan buah-buahanya segar. Sayangnya untuk rasa bumbunya yang kurang ngena. Tapi menurutku itu soal selera (atau mungkin aku yang kecanduan MSG).
menu makanan kalluna jogja
Marocoan Roasted Chciken-56k
Chicken Tikha Masala-42k
Minumannya segar, tidak terlalu banyak es, dan tidak terlalu banyak gula. Sangat terasa asli buahnya. Menyegarkan. Tapi, untuk minuman yang aku pesan (Green Mint) warnanya beda sama yang digambar. Wqw.
Toilet yang ada disana juga -kalo aku bilang- lucu dan bersih pastinya. Sayangnya, untuk Mushola menurutku biasa aja dan tidak berkorelasi positif dengan nuansa Cafe itu sendiri. Musholanya besar, tapi kurang terawat dan tempat wudhunya terbuka. 
Overall aku "sukak parah" sih sama tempatnya. Really good place to hanging in the weekend, good food, good vibes and comparable prices. A friendly ambience has been created in the cafe that people can just come in and relax with the foods. 

Awesome, let's try it! 
Don't forget to check my another story abt Yogyakarta (click here). Thank's :)

Tuesday, October 1, 2019

Naik Gocar dari Stasiun Purwokerto “Menyedihkan”

October 01, 2019 0 Comments
Minggu malam 29 September 2019 sekitar pukul 20.00 WIB saat itu. Kami (aku dan dua orang temanku) sampai di Stasiun Purwokerto setelah pergi dari liburan singkat kami ke Yogyakarta. Suasana cukup ramai, sehingga kami memilih untuk keluar lewat pintu keluar stasiun sebelah utara. Kemudian mencari tempat yang cukup sepi untuk memesan Go Car. 
Di zaman yang semakin canggih seperti sekarang ini, kehadiran ojek online ataupun taxi online sangat membantu pelancong. Khususnya orang-orang seperti kami yang memiliki budget pas-pasan. Selain tarif yang sudah ditetapkan (tidak memberikan tarif semau driver), pemesanan mudah, pelayanan juga ramah, dan have no limited time untuk waktu pemesanannya. Karena mereka siap mengantar kita kemanapun bahkan dini hari sekalipun. 

Seperti di stasiun kota-kota lainnya, ojek online atau taxi online memang TIDAK DIIZINKAN untuk menjemput penumpang di area stasiun. Alhasil, malam itu kami berjalan sekitar 600meter dari stasiun dengan jalan yang sedikit menanjak, tas ransel dipunggung, sling bag di depan, dan tidak lupa paper bag yang berisikan oleh-oleh. Bisa dibayangkan betapa ribednya kami bertiga.

Disitu ternyata kami tidak sendirian, ada banyak penumpang lainnya juga yang bernasib sama. Hal yang membuatku sedih pada malam itu (dalam keadaan lelah, marah sekaligus lapar membuatku sedikit sensitif) adalah, ketika melihat satu keluarga yang berjalan di depan kami. Seorang Ibu yang menuntun anaknya sekitar umur 5tahun dengan membawa sebuah tas dan seorang Ayah yang menggendong anak batitanya dan juga tas serta bawaan yang tidak sedikit. Ada juga yang berjalan dengan membawa koper ataupun tas besar.

Masih tidak habis pikir kenapa Zona Merah untuk Ojek dan Taxi Online sampai sejauh ini. Aku melihat hal yang sama juga terjadi di stasiun lain, tapi aku rasa jaraknya tidak sejauh yang saya rasakan malam itu. Sebagai contoh di Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Poncol, penumpang taxi online hanya harus keluar dari pintu keluar stasiun dan berjalan sekitar 300meter. 

Dalam perjalanan pulang, kami mendapat sedikit penjelasan dari Driver kami. Ternyata memang sudah menjadi kesepakatan antara  Driver Taxi Online dan Taxi Konvensional. Dan yang mengenaskan, jika driver taxi online tersebut melanggar (masuk ke zona merah) akan mendapat denda. Denda untuk Taxi Online Rp.400.000,- dan untuk Ojek Online Rp.250.000,-.

Sebelum kami bertemu dengan Drivernya, kami sempat meminta untuk tetap menjemput di area sekitar 300meter dari Stasiun. Kami kira karena lokasinya sudah jauh dari stasiun sehingga akan aman. Tapi ternyata tidak. Beliau menjelaskan jika ada begitu banyak mata-mata yang mengawasi jika memang mereka akan tetap memaksa menjemput di Zona Merah tersebut. 

Malam itu aku menilai "sedikit tidak suka" terhadap Ojek atau Taxi Pangkalan. Karena menurutku, Ojek dan Taxi Online sangat memberikan manfaat dan kemudahan untuk saat ini. Semoga, permasalahan-permasalahan mereka segera teratasi dan sama-sama terbuka untuk "brayan" mencari rizki serta demi kenyamanan penumpang. 

Begitulah singkat cerita atas pengalaman kami naik Go Car dari Stasiun Purwokerto untuk pertama kalinya. Oh ya, baca juga beberapa referensi tempat nongkrong asik di Purwokerto (cek disini). Semoga bermanfaat. See you!

Monday, September 23, 2019

Review : English Dawn Gardenia Fragrance Mist by The Body Shop

September 23, 2019 0 Comments
Hello magurls, apa kabar?
Finally.. i'm here! Setelah sekian purnama ngga nulis dan ngga posting. Yeay, hari ini aku kembali lagi bersama English Dawn Gardenia Fragrance Mist dari The Body Shop.
english gardenia
English Dawn Gardenia ini udah pengin banget dari lama. Gara-gara waktu itu pernah nyoba testernya dan ternyata wanginya nempel terus di tangan. Waktu itu pilihannya antara English Dawn Gardenia atau Indian Night Jasmine (click here for more details). Jatuhlah pilihanku kepada English Dawn Gardenia, wanginya bikin terngiang-ngiang terus. Selain itu English Dawn Gardenia ini juga wanginya nenangin banget, ringan dan menyenangkan juga sih kalo buat aku. Suka maksimal sama wanginya. 
Untuk kemasannya kalo aku liat, sama kaya Body Mist The Body Shop lainnya yaitu menggunakan botol kaca. Meskipun botol kaca, menurutku tetap aman sih. Karena aku belum pernah ngerasain botolnya pecah meskipun jatuh dari meja sama kasur. 
english gardenia 
Claim 
Aroma wewangian bunga yang lembut, segar, dan halus ini mengharumkan seluruh tubuh Anda dengan perpaduan yang menarik dari tuberose yang memikat dan ratusan gardenia putih Inggris yang mekar di cahaya pertama fajar. Lapisi dengan produk English Dawn Garden lainnya untuk membangun aroma.
english gardenia
Alcohol Denat., Aqua, Parfum, Linalool, Benzyl Salicylate, Geraniol, Hydroxycitronellal, Citronellol, t-Butyl Alcohol, Alpha-Isomethyl Ionone, Limonene, Propylene Glycol, Gardenia Florida Flower Extract, Citral, Benzyl Benzoate, Sodium Benzoate, Sorbic Acid, Denatonium Benzoate.
Overall.. aku suka banget untuk jenis Fragrance Mist kali ini. 
Repurchase? Yes, of course.
english gardenia
Thank you for reading and see you in the next post!

Tuesday, August 6, 2019

Review: Sephora Cream Lip Stain Rose Redux

August 06, 2019 0 Comments
Sephora Cream Lip Stain
Sephora adalah konsep ritel kecantikan yang didirikan di Perancis oleh Dominique Mandonnaud pada tahun 1970. Dimiliki oleh LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton, grup barang mewah terkemuka di dunia. Sephora sangat dianggap sebagai perintis kecantikan, berkat beragam produk dengan prestise yang tak tertandingi.

Sephora mengoperasikan sekitar 1.900 toko di 29 negara di seluruh dunia, dengan basis lebih dari 200 toko di wilayah Asia Pasifik termasuk Australia, Cina, Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia & India.
Sephora Cream Lip Stain
Kurang lebih hampir 5th selalu pake lipstik dari Make Over, dan beberapa waktu lalu sempet kepikiran pengin nyobain lipstik lain. Bingung mau pake apa, belum minta rekomendasi temen-temen juga. Terus muncullah iklan di blog ada Sephora, tapi ngga langsung beli karna liat harganya mahal banget. Beberapa kali liat reviewnya dan ternyata worth it. Aku cobain tuh checkout di www.sephora.co.id, tapi ongkirnya 100k padahal harga lipstiknya itu 199k. Huwaa..sayang di ongkir dong pikirku, 100k bisa dapet lip creamnya Make Over nambahin marebu. LOL.
Sephora Cream Lip Stain
Saking penasarannya, akhirnya aku nitip ke temenku yang ada di Semarang -soalnya store terdekat dari kotaku cuma ada di Semarang- biar ngga kena ongkir dong.  Ada tiga warna pilihanku yaitu nomor 25 Coral Sunset, 86 Red Velvet, dan 84 Rose Redux. Ternyata pilihanku jatuh ke nomor 84 Rose Redux.
Sephora Cream Lip Stain
Dua hari kemudian datanglah lipstik pesananku dan sesampainya di rumah, hahaha.. kamvret! aku diketawain sama mama dan adekku gara gara beli satu lipstik di Sephora. Huhuhu. Sedih banget akutu, tapi mo gimana lagi satu lipstik aja semahal itu menurutku. 
Sephora Cream Lip Stain
WEAR
Sejauh ini, aku menggunakan 84 Rose Redux  dan hasilnya luar biasa sepanjang hari dan tidak membuat bibir menjadi kering. Kalian pasti akan merasakan jika sudah mencobanya. Bagus gus gus banget. Untuk warnanya aku suka sesuai dengan warna kulit dan warna bibirku. Buat temen-temen mungkin bisa cari yang sesuai warna bibir kalian.
Sephora Cream Lip Stain
REMOVAL
Disini mungkin nama "stain" itu terbukti. Karena begitu Rose Redux ini menempel pada bibir, kemudian mengering dari tekstur creamy-nya dan akan berubah menjadi matte, it's definitely matte. Tissue basah atau tissue yang dibasahin menurutku tidak cukup untuk membersihkan, dan jika dipaksakan justru akan membuat bibir kalian mengelupas. Gunakan make up remover yang tahan air dan jangan terlalu keras untuk menggosok. Karena menurutku ini merupakan deskripsi dari "stain".
Sephora Cream Lip Stain
CONCLUSION
Sangat mudah diterapkan dan very long-lasting, and i thnik these are definitely worth it! Mo makan mendoan, mo makan burger, mo makan pizza tetep aja ngga ngaruh meskipun makannya ngga terlalu berhati-hati. Kecuali kalian emang sengaja ngelapin itu mendoan ke bibir. wqw. Oh ya, jangan lupa gunakan make remover yang tahan air. 

Buat kalian yang penasaran dengan Sephora Cream Lip Stain ini, bisa langsung cek disini www.sephora.co.id atau langsung dateng ke store terdekat.

Repurchase? yes, of course. Thank's and see ya!

Wednesday, July 31, 2019

Review: Make Over Light Remover

July 31, 2019 1 Comments
Make up Remover menjadi sahabat sejati khususnya buat temen-temen yang suka makeup. Karena make up remover terbukti ampuh untuk membersihkan make up dari yang liquid sampai yang water proof.
Untuk review kali ini, aku mau bahas Make Over Light Remover yaitu salah satu make up remover dari Make Overlets check this out!
Biasanya, aku menggunakan makeup remover untuk area wajah selain bibir dan area mata. Karena untuk bibir dan area mata aku lebih suka menggunakan Olive Oil. Menurutku untuk olive oil lebih mudah membersihkan area tersebut sampai ke lem bekas bulu mata palsu. 
Aku pake Light Remover ini sudah hampir 4 bulan dari semenjak aku beli di www.sociolla.com. Menurutku, selama waktu pemakain ini cukup recomanded sih. Cuma terkadang sedikit terasa panas padahal untuk produk yang aku gunakan adalah jenis remover untuk kulit sensitive -atau mungkin jenis kulit wajahku yang memang sangat sensitive-.
Packaging
Kemasan Make Over Light Remover ini lumayan bagus. Botolnya terbuat dari plastik, jadi ngga takut pecah misal jatuh. Lubang botolnya juga kecil jadi kemungkinan untuk tumpah itu sedikit. Sayangnya kemasannya itu hanya ada 100ml dan menurutku itu terlalu besar kalo mau dibawa untuk travelling. 

Claim
Remover berbahan dasar air yang dapat mengangkat sisa make up dengan cepat. Mengandung paduan Rose Water yang sudah didistilasi, ekstrak Aloe Vera serta Cucumber sebagai moisturizer dan anti iritan. Formula lembut, tidak lengket atau berminyak. Cocok untuk semua jenis kulit. 
Overall. Aku suka sih sama produk dari Make Over ini. Lebih suka ke botolnya, keliatan kaya kaca padahal terbuat dari plastik. Efektifitas produk menurutku juga bagus, bisa mengangkat berbagai macam jenis makeup. Untuk claim tidak lengket dan berminyak itu bener sih, karena setelah aku pakai tidak meninggalkan bekas minyak. Cuma mungkin jenis kulit sensitifku kurang cocok dengan produk ini, makanya  waktu pakai sedikit ada efek panas. 

Thank you for reading and see you in the next product review!

Tuesday, July 16, 2019

Review: British Rose by The Body Shop

July 16, 2019 0 Comments
Hello my beauty!

Apa kabar semuanya? Kali ini aku mau mereview beberapa British Rose Collection dari The Body Shop. Exited banget buat review produk ini karena udah lama 'mendamba' untuk series ini. 
British Rose dari The Body Shop ini dihasilkan dari ekstrak bunga mawar. Jika Moringa itu dari Bunga Kelor India, sedangkan untuk The British Rose ini ditanam khusus dari Herefordshire Inggris yang berdasarkan prinsip organic farming-tanpa pestisida dan pupuk, diolah dengan air segar pegunungan sehingga menghasilkan aroma mawar terbaik.
Rangkaian British Rose sendiri terdiri dari British Rose Body Yogurt, British Rose Eau De Toilette, British Rose Petal-Soft Toner, British Rose Hand Cream, British Rose Instant Glow Body Butter, British Rose Fresh Plumping Mask, British Rose Body Essence, British Rose Body Wash, British Rose Foaming Bath, British Rose Body Scrub, dan British Rose Exfoliating Soap.
So.. yuk kita bahas beberapa produk dari The Body Shop 'British Rose' dibawah ini.
BRITISH ROSE BODY SCRUB 250ML
Untuk produk pertama yang akan aku bahas adalah British Rose Body Scrub seharga Rp.299.000,-. Dari beberapa produk yang aku punya, ini adalah produk yang paling unik menurutku. Karena untuk kemasannya berwarna hitam. Sempat mengira bahwa isinya juga hitam tapi ternyata tetep pink. 
British Rose Exfoliating Gel Body Scrub berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati dengan scrubnya. Membuat kulit lebih halus dan lebih cerah. Digunakan sebelum mandi lalu dilanjutkan dengan British Rose Body Wash untuk hasil yang lebih maksimal. 
BRITISH ROSE BODY WASH 250ML
Untuk selanjutnya ada British Rose Body Wash seharga Rp.99.000,-. Body Wash ini bentuknya gel yang mengandung essence mawar. Dapat digunakan untuk mandi dengan menggunakan tangan langsung ataupun menggunakan sponge mandi untuk menghasilkan busa yang lebih maksimal. 

BRITISH ROSE BODY YOGURT 200ML
Produk ketiga yang akan aku bahas adalah British Rose Body Yogurt seharga Rp.199.000,-. Produk ini menggunakan kemasan jar, sedikit lebih tinggi dari kemasan Body Butter. 
Sesuai dengan namanya, untuk produk ini teksturnya seperti yogurt namun apabila diaplikasikan pada kulit akan mudah terserap. Sedikit oily tapi tidak lengket. Akan lebih baik jika tangan dalam kondisi bersih pada saat mengambil kemasan karna tidak ada sendoknya.
BRITISH ROSE EAU DE TOILETTE 100ML
Produk terakhir yang akan aku bahas adalah British Rose Eau De Toilette yaitu pengharum tubuh seharga Rp.299.000,- dikemas dalam botol kaca yang terlihat sangat elegant menurutku. Aromanya segar tapi ringan, dan ngga bikin pusing. Ini adalah one of my favorite sih, karena aku suka banget pake parfum. Semprotkan di nadi atau di leher untuk wangi yang lebih tahan lama. 
Buat temen-temen yang pengin nyobain tapi jauh dari outlete The Body Shop, bisa beli disini ya thebodyshop.co.id.

Thank's for reading and see ya!